Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

[TUGAS 2C] UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN

Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan.

Lingkungan hidup, menurut UU no. 32 tahun 2009, “Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain”. Dalam persoalan lingkungan hidup, manusia mempunyai peranan yang sangat penting. Karena pengelolaan lingkungan hidup itu sendiri pada akhirnya ditujukan buat keberlangsungan manusia di bumi ini.

Kerusakan lingkungan hidup terjadi karena adanya tindakan yang menimbulkan perubahan langsung atau tidak langsung sifat fisik dan/atau hayati sehingga lingkungan hidup tidak berfungsi lagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan (KMNLH, 1998). Kerusakan lingkungan hidup terjadi di darat, udara, maupun di air. Kerusakan lingkungan hidup yang akan dibahas dalam Bab ini adalah meluasnya lahan kritis, erosi dan sedimentasi, serta kerusakan lingkungan pesisir dan laut.

Usaha-usaha pelestarian lingkungan  hidup  merupakan tanggung jawab kita sebagai manusia. Dalam hal ini, usaha pelestarian lingkungan hidup menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan masyarakat.

Pemerintah  telah mengeluarkan beberapa kebijakan yang dapat digunakan dalam bertindak  untuk melestarikan lingkungan  hidup.  Beberapa kebijakan yang telah dikeluarkan  pemerintah tersebut, antara lain meliputi  hal-hal berikut ini.
1. Undang-Undang Nomor  4 Tahun 1982 tentang Ketentuan- Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan  Hidup.
2. Surat Keputusan Menteri Perindustrian Nomor  148/11/SK/4/1985 tentang Pengamanan Bahan Beracun dan Berbahaya di Perusahaan Industri.
3. Peraturan Pemerintah (PP) Indonesia Nomor  29 Tahun 1986 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup.
4. Pembentukan Badan Pengendalian Lingkungan  Hidup  pada tahun 1991.

Banyak cara dan usaha yang bisa dilakukan manusia untuk melestarikan alam, beberapa diantaranya adalah:
1. Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan)
Upaya pelestarian tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakkan kegiatan menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula gundul. Untuk daerah perbukitan atau pegunungan yang posisi tanahnya miring perlu dibangun terasering atau sengkedan, sehingga mampu menghambat laju aliran air hujan.

2. Pelestarian udara
Udara merupakan unsur vital bagi kehidupan, karena setiap organisme bernapas memerlukan udara. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga agar udara tetap bersih dan sehat antara lain:
a. Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita.Tanaman dapat menyerap gas-gas yang berbahaya bagi manusia. Tanaman mampu memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis. Di samping itu tumbuhan juga mengeluarkan uap air, sehingga kelembapan udara akan tetap terjaga.
b. Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran, baik pembakaran hutan maupun pembakaran mesin Asap yang keluar dari knalpot kendaraan dan cerobong asap merupakan penyumbang terbesar kotornya udara di perkotaan dan kawasan industri. Salah satu upaya pengurangan emisi gas berbahaya ke udara adalah dengan menggunakan bahan industri yang aman bagi lingkungan, serta pemasangan filter pada cerobong asap pabrik.
c. Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer.Gas freon yang digunakan untuk pendingin pada AC maupun kulkas serta dipergunakan di berbagai produk kosmetika, adalah gas yang dapat bersenyawa dengan gas ozon, sehingga mengakibatkan lapisan ozon menyusut

3. Pelestarian hutan
Eksploitasi hutan yang terus menerus berlangsung sejak dahulu hingga kini tanpa diimbangi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak. Upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan:
a. Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
b. Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
c. Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
d. Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
e. Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengolahan hutan.

4. Pelestarian laut dan pantai
Seperti halnya hutan, laut juga sebagai sumber daya alam potensial. Kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia. Pengambilan pasir pantai, karang di laut, pengrusakan hutan bakau, merupakan kegatan-kegiatan manusia yang mengancam kelestarian laut dan pantai. Adapun upaya untuk melestarikan laut dan pantai dapat dilakukan dengan cara:
a. Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai.
b. Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut.
c. Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan.

5. Pelestarian flora dan fauna
Kehidupan di bumi merupakan sistem ketergantungan antara manusia, hewan, tumbuhan, dan alam sekitarnya. Terputusnya salah satu mata rantai dari sistem tersebut akan mengakibatkan gangguan dalam kehidupan.Oleh karena itu, kelestarian flora dan fauna merupakan hal yang mutlak diperhatikan demi kelangsungan hidup manusia. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian flora dan fauna di antaranya adalah:
a. Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa.
b. Melarang kegiatan perburuan liar.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

[TUGAS 2B] PENTINGNYA KEBERSIHAN LINGKUNGAN

Lingkungan yang bersih merupakan awal hidup sehat. Karena sehat adalah sesuatu yang berharga dan tidak ada duanya. Walaupun demikian kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan pada masyarakat kita sangat kurang. Kebiasaan-kebiasaan serba asal masih terlalu melekat dalam kehidupan, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan yang masih sangat minim.

Selain untuk mendapatkan derajat kesehatan yang lebih baik, lingkungan sehat juga bisa melahirkan kreatifitas lebih, ide-ide cemerlang pun bermunculan, konsentrasi tetap terjaga, tidak terganggu oleh aroma bau, pemandangan pun indah sedap untuk dipandang, tidak penuh sampah yang berserakan perasaan pun nyaman jadinya. Bila sudah terbiasa menjaga kebersihan, maka jika melihat tempat yang tidak bersih perlu segera kita bersihkan agar hilang dari pandangan mata. Semakin banyak kotoran yang dibiarkan menumpuk, semakin tidak baik untuk dilihat, yang lebih bahaya lagi akan mendatangkan berbagai wabah penyakit di sekitarnya.

PENTINGNYA MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN
Lingkungan, bukan hanya mencakup daerah sekitar rumah saja tetapi meliputi lingkungan tempat kita bekerja, lingkungan sekolah, dan lain – lain. Bayangkan jika kita sekolah ditempat yang super jorok kebersihan ruang dan sekitar tidak terjaga penuh sampah dan bau. BISAKAH KITA FOKUS BELAJAR? Tentu saja tidak, ini merupakan sebuah contoh kecil dari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, dan apabila kita terus melakukan hal – hal yang membuat lingkungan terus tercemar, maka akan memberi dampak juga pada bumi kita yang akan menambah timbulnya global warming.



Jenis-jenis penyakit yang bisa disebabkan oleh lingkungan.
Sampai saat ini secara keselurahan Penyuluhan kesehatan yang dilakukan oleh petugas kesehatan masyarakat (Kesmas) menyangkut program pemerintah tentang Kesling masih kurang Efektif. Tingkat kesadaran masyarakat sangat kecil. Ini dibuktikan dengan masih tingginya kasus-kasus terjadinya penyakit yang berhubungan dengan kebersihan lingkungan seperti : Penyakit Demam berdarah (DBD), Malaria, Diare, radang pernafasan, disentri, infeksi berbagia penyakit kulit dan masih banyak lagi penyakit lainnya.
Bagaimana cara mengajak orang-orang sekitar kita untuk ikut serta?
Kebersihan lingkungan sekitar rumah merupakan kewajiban seluruh warga, begitu pun kebersihan lingkungan sekolah kewajiban semua siswa, dikantor kewajiban seluruh karyawan. Dan mustahil terwujud jika tidak sama-sama menjaga. Maka dari itu perlu adanya perubahan kebiasaan pada setiap orang tentang kesadaran dan keinginan untuk peduli pada lingkungan sekitar.

Semua hal-hal besar dimulai dari sesuatu yang kecil, kita memulainya dari hal – hal yang kecil maka semakin lama akan memberikan dampak yang besar pula untuk kesehatan lingkungan khususnya dan untuk bumi kita juga tentunya.

So.. Mulailah dengan membuat perubahan dari diri sendiri, terkadang tanpa kita sadari banyak orang disekitar yang memperhatikan apa yang kita lakukan. Baru Kemudian lakukan pendekatan secara sistematis, pelan-pelan agar orang-orang disekitar mau ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini memang tidak lah mudah. Berikan pemahaman- pemahaman yang bisa merubah cakrawala berpikir Mereka.

''Ingat kebersihan sebagian dari iman. Allah itu zat yang paling indah dan allah menyukai keindahan''


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

[TUGAS 2A] PELESTARIAN LINGKUNGAN

Pelestarian Lingkungan Hidup - Kerusakan lingkungan hidup terjadi sebagai ulah akibat tangantangan manusia yang tidak bertanggung jawab dalam memanfaatkan sumber daya yang terkandung di alam. Jika proses perusakan unsurunsur lingkungan hidup tersebut terus menerus dibiarkan berlangsung, kualitas lingkungan hidup akan semakin parah. Oleh karena itu, perlu adanya upaya pelestarian lingkungan hidup. Nah, pada kesempatan kali ini Zona Siswaakan secara khusus mebahas mengenai upaya kelestarian lingkungan hidup baik di darat maupun di lingkungan perairan. Semoga bermanfaat. Check this out!!!

A. Peraturan Pelestarian Lingkungan Hidup

Upaya pelestarian lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah telah mengeluarkan peraturan yang berkaitan dengan pengaturan dan pengelolaan lingkungan hidup, yaitu Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Undang-undang tersebut kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 mengenai Analisis Dampak Lingkungan, PP No. 19 Tahun 1999 mengenai Pengendalian Pencemaran Danau atau Perusakan Laut, dan Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.

Adapun inti dari peraturan-peraturan tersebut adalah bagaimana manusia dapat mengelola dan memanfaatkan sumber daya lingkungan secara arif dan bijaksana tanpa harus merusaknya. Apabila ada penduduk baik secara individu maupun kelompok melanggar aturan tersebut maka sudah sepantasnya dikenai sanksi yang setimpal tanpa memandang status. Di lain pihak, masyarakat hendaknya mendukung program-program pemerintah yang berkaitan dengan upaya pelestarian lingkungan.




B. Pelestarian di Lingkungan Darat

Beberapa contoh bentuk upaya pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup pada wilayah daratan, antara lain sebagai berikut.
1.    Reboisasi, yaitu berupa penanaman kembali tanaman terutama pada daerah-daerah perbukitan yang telah gundul.
2.    Rehabilitasi lahan, yaitu pengembalian tingkat kesuburan tanah-tanah yang kritis dan tidak produktif.
3.    Pengaturan tata guna lahan serta pola tata ruang wilayah sesuai dengan karakteristik dan peruntukan lahan.
4.    Menjaga daerah resapan air (catchment area) diupayakan senantiasa hijau dengan cara ditanami oleh berbagai jenis tanaman keras sehingga dapat menyerap air dengan kuantitas yang banyak yang pada akhirnya dapat mencegah banjir, serta menjadi persediaan air tanah.
5.    Pembuatan sengkedan (terasering) atau lorak mati bagi daerahdaerah pertanian yang memiliki kemiringan lahan curam yang rentan terhadap erosi.
6.    Rotasi tanaman baik secara tumpangsari maupun tumpanggilir, agar unsur-unsur hara dan kandungan organik tanah tidak selamanya dikonsumsi oleh satu jenis tanaman.
7.    Penanaman dan pemeliharaan hutan kota. Hal ini dimaksudkan supaya kota tidak terlalu panas dan terkesan lebih indah. Mengingat pentingnya hutan di daerah perkotaan, hutan kota sering dinamakan paru-paru kota.

C. Pelestarian di Lingkungan Perairan

Adapun upaya pelestarian lingkungan perairan antara lain melalui upaya-upaya sebagai berikut.
1.    Larangan pembuangan limbah rumah tangga agar tidak langsung ke sungai.
2.    Penyediaan tempat sampah, terutama di daerah pantai yang dijadikan lokasi wisata.
3.    Menghindari terjadinya kebocoran tangki-tangki pengangkut bahan bakar minyak pada wilayah laut.
4.    Memberlakukan Surat Izin Pengambilan Air ( SIPA ) terutama untuk kegiatan industri yang memerlukan air.
5.    Netralisasi limbah industri sebelum dibuang ke sungai. Dengan demikian, setiap pabrik atau industri wajib memiliki unit pengolah limbah yang dikenal dengan istilah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
6.    Mengontrol kadar polusi udara dan memberi informasi jika kadar polusi melebihi ambang batas, yang dikenal dengan emisi gas buang.
7.    Penegakan hukum bagi pelaku tindakan pengelolaan sumber daya perikanan yang menggunakan alat tangkap ikan pukat harimau atau sejenisnya yang bersifat merugikan.
8.    Pencagaran habitat-habitat laut yang memiliki nilai sumber daya yang tinggi, seperti yang telah diberlakukan pada Taman Laut Bunaken dan Taman Laut Kepulauan Seribu.

Semoga artikel tentang Pelestarian Lingkungan Hidup di atas bisa berguna dan bermanfaat bagi sobat sekalian. Apabila ada dari sobat sekalian yang menemukan kesalahan baik berupa penulisan maupun pembahasan, mohon kiranya kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan bersama. 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

[TUGAS 1] POSTER COREL

Disini saya akan berbagi bagaimana membuat poster  sederhana dengan mudah menggunaka Corel Draw 12. Tema yang saya angkat adalah "Pelestarian Lingkungan". Selamat mencoba...

1. Buka aplikasi Corel Draw 12
2. Buat persegi panjang sebesar lembar kerja kita sebnyak 2 buah dengan Rectangle Tools
3. Tebalkan garis persegi panjang tersebut dengan Outline Tools
4. Klik kanan pada persegi panjang, pilih Order lalu pilih To Back
5. Lalu buat 2 persegi panjang dan susun seperti gambar
6.  Buat sebuah persegi panjang dengan Rectangle Tools, sebuah trapesium dengan Basic Shape lalu pilih bentuk trapesium dan buat terbalik dengan Mirrors Buttons, dan sebuah bentuk menyerupai api lilin dengan Freehand Tools.



 
7. Susun bentuk gedung dan menara api seperti pada gambar. Buat bentuk menyerupai air menggunakan Bezier Tools 

8. Warnai dan susun semua bangun seperti gambar ini
9. Buat bentuk kantong sampah menggunakan Freehand Tools dan buat botol menggunakan Rectangle Tools


10. Copy paste bentuk-bentuk kantong sampah, botol dan air, susun seperti gambar. Untuk bentuk air di klik kanan-order-back one
 11. Buat tong sampah menggunakan Rectangle Tools dan buat miring
 12. Tambahkan bentuk kantong sampah dan botol sperti ini
 13. Beri tulisan dengan menggunakan Text Tools

 14.  Jadilah poster ala saya
Jika ingin mendownload file gambar poster di atas, klik disini





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0